Informasi Seputar Pertanian , Perkebunan, Peternakan dan Perikanan

Breaking

Rabu, 08 April 2020

Cara budidaya ikan koi untuk keuntungan cepat



Sentra Ikan Koi di Hanggar Pancoran - Warta Kota


Ikan koi dikenal sebagai salah satu ikan hias paling terkenal yang berasal dari dua negara besar, Cina dan Jepang. Potensi bisnis sangat menjanjikan.

Bagi orang Jepang sendiri, koi adalah simbol keberuntungan. Bagi komunitas Cina, koi digunakan sebagai simbol kekuatan.

Kepercayaan adalah yang menarik orang untuk mempertahankannya. Mengingat tingginya permintaan, banyak peternak akhirnya membudidayakan koi sebagai salah satu ikan hias di Indonesia sejak 1960-an.

Jenis dan harga koi di pasaran

 Setidaknya ada 10 jenis ikan koi di pasar dan mereka adalah yang paling populer dengan harga yang sangat bagus. Menurut filosofi tanah airnya, spesies koi yang paling mahal adalah koi hitam.

Koi jenis ini memiliki skema warna merah dan hitam semi transparan. Jika dijual, harganya bisa mencapai miliaran rupiah. Ikan koi naga hitam banyak dibudidayakan di negara asalnya, Jepang.

Sementara jenis koi lainnya, seperti Dainichi Showa, Blue Showa, Maruten Kohaku, Sansai Sanke, Ginrin Showa, Sanke, Bekko, Asogi dan Kohaku adalah yang paling populer di kalangan penggemar koi di Indonesia.

Cara budidaya koi


Peningkatan Warna Ikan Koi dengan Micrococcus roseus - Suplemen ...


 Di antara ilmu dasar dalam budaya koi adalah pemilihan indukan berkualitas tinggi. Selain itu, ada beberapa dasar lain yang harus dipelajari dalam memelihara ikan koi berkualitas tinggi dengan daya jual tinggi.

1. Pilih benih ikan koi

 Ada tiga kunci utama dalam memilih bibit super koi, yaitu dari warna atau pola, gaya berenang dan bentuk tubuh.

Sedangkan untuk pola warna, pilih jantan yang memiliki warna jernih dan kemudian silangkan dengan betina yang memiliki pola yang kira-kira sama sehingga anaknya memiliki karakter yang lebih kuat.

Cara berenang juga menjadi penilaian, koi yang bagus berenang dengan seimbang, jadi penting untuk mencatat ukuran sirip antara kiri dan kanan.

Sedangkan bentuk tubuh ideal untuk koi yang memiliki harga jual tinggi memiliki formula standar yang terlihat seperti torpedo, tidak bulat dan tidak terlalu gemuk.

2. Buat kolam

Seperti rumah,kolam harus kompatibel dengan habitat aslinya. Agar lebih ideal, koi harus ditanam di kolam dengan kedalaman 50-60 cm dan tinggi ⅔ diukur dari kedalaman kolam.

Kolam mendapat sinar matahari dengan sirkulasi air yang baik dengan beberapa persiapan khusus, yaitu:

  • Biarkan kolam kering terlebih dahulu untuk membunuh mikroorganisme berbahaya.
  •  Kemudian kolam diisi dengan air dan disimpan selama lebih dari 24 jam.
  •   Setelah kolam siap, diisi dengan indukan koi yang ditentukan.
  •   Pastikan untuk memberikan saluran air dan jaring sehingga anak koi tidak melarikan diri atau terbuang.
  •   Kolam koi disiapkan dengan serat atau ijuk untuk bertelur.
  •   Serat atau ijuk terbuat dari persegi panjang 120 x 40 cm dengan jepit bambu.
  •   1 kolam ukurannya 3 x 4  dapat menampung hingga 300 anak koi.
 3. Tahap pemijahan ikan koi

 Tahap berikutnya yang sama pentingnya adalah pemijahan koi. Pembenihan atau pemijahan adalah proses kawin antara koi jantan dan koi betina. Prosesnya sangat cepat dalam semalam.

Oleh karena itu butuh perhatian khusus pada saat pemijahan karena jika telur yang dibuahi tidak diselamatkan, ada kemungkinan akan dimakan oleh indukan itu sendiri.

Setelah itu, telur-telur itu ditetaskan dalam benih. Kondisi suhu air harus dijaga antara 27 hingga 30 ° C. Biasanya telur diletakkan di kakaban dengan air sehingga telur bisa menetas dengan cepat.

Penetasan dan menunggu larva membutuhkan ketelitian yang ulet, terutama masalah pakan. Proses waktu menggunakan formula 5 + 5 hari, yaitu 5 hari bagi larva untuk memiliki cadangan makanan sendiri dan lima hari berikutnya diberi makanan seperti kutu air, kuning telur atau ulat sutra.

4. Menjaga kualitas air dan pakan 

 Ada tiga hal penting dalam menjaga kualitas air: mengganti air setidaknya seminggu sekali, mengurangi populasi ikan di kolam yang sama, dan memperhatikan keasaman air kolam.

Tidak perlu mengganti seluruh air, tetapi hanya sekitar 10 persen yang cukup sehingga ikan tidak cepat stres. Selain itu, menyediakan ruang yang cukup bagi ikan untuk dapat memiliki kebebasan untuk berenang, perawatannya sangat berbeda dengan memelihara ikan lele.

Tingkat keasaman kolam dapat dihitung menggunakan skala pH. Skala adalah antara 1-14 dengan angka yang paling sesuai untuk koi antara 6.9-8. Salah satu faktornya adalah sirkulasi air dan naungan yang baik di kolam.

Hitung modal dan keuntungan dari budidaya ikan koi

 Untuk berbagai jenis, harga jual koi juga sangat bervariasi. Koi lokal dapat bernilai antara 100.000 rb sampai 150.000 rb.

Nah, mari kita hitung berapa modal yang dibutuhkan untuk membiakkan koi dan memperkirakan manfaat yang bisa didapat.

1. Modal awal

Menurut asumsinya, modal ini harus diberikan kepada pelopor budidaya ikan koi. Inilah beberapa hal yang perlu dipersiapkan:

  •  Kolam Rp. 2 juta.
  •  Sepasang indukan Rp5 juta.
  •   Satu buah popa air Rp. 500.000.
  •   Penglengkapan lainya Rp. 1,5 juta.

Total uang yang Anda butuhkan adalah Rp. 9 juta.

2. Modal kerja

Selanjutnya adalah modal kerja yang dibutuhkan untuk mendukung proses pertanian. Detail di sini.

  •   Pakan  RP.500.000 
  •  listrik   Rp.600.000 
  •  Obat-obatan dan vitamin Rp. 400.000

Total uang yang perlu disiapkan adalah 1,5 juta rupiah.

3. Hasil penjualan

Mengingat perkiraan harga jual koi 15-18 cm dengan kualitas terbaik, dapat diperkirakan dari 100.000  hingga 150.000 rupiah per ikan. Katakanlah, satu panen dapat menghasilkan 300 ekor koi.

Kami mengambil hingga 70 persen dari perkiraan yang dapat dijual sebagai perkiraan dampak dari hal-hal yang tidak terduga karena kecacatan karena penyakit dan lainnya.

Jadi total estimasi adalah 210 ekor x Rp. 100.000 = Rp. 21 juta.

4. Hitung estimasi laba

Jika kami menghitung pengembalian dan pengeluaran penjualan pada modal sebelumnya, kami akan menemukan angka laba berikut.

Pendapatan penjualan - (modal awal + modal kerja)

21 juta  - (9 juta  + 1,5 juta ) = 10,5 juta .

Hasil dari perhitungan ini adalah perkiraan dan upaya dilakukan sendiri tanpa tenaga kerja. Angka keuntungan akan bervariasi tergantung pada jenis ikan koi yang ditanam dan ukuran tubuh ikan.

Namun, mengingat angka-angka ini, budidaya koi adalah bisnis yang menjanjikan. Apalagi hanya ada beberapa peternak yang mengembangbiakan koi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar